Optimasi Sistem Drainase Perkotaan Berbasis Debit Limpasan dan Pemetaan Spasial untuk Pengendalian Banjir di Jalan Unggas Kota Pekanbaru
Keywords:
Banjir Perkotaan, Drainase, Debit Limpasan, QGIS, ArcGIS, GPS Geodetic RTKAbstract
Banjir kawasan permukiman merupakan persoalan perkotaan yang dipengaruhi oleh curah hujan, kapasitas drainase, sedimentasi, penyumbatan sampah, dan perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting drainase serta merumuskan strategi optimasi penanganan banjir di Jalan Unggas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, analisis hidrologi, evaluasi kapasitas saluran, dan pemetaan spasial. Data primer diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta pengukuran dimensi dan elevasi menggunakan GPS Geodetic RTK, sedangkan data sekunder berupa curah hujan maksimum tahunan 2015–2024. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Excel, QGIS, ArcGIS, dan AutoCAD Map 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drainase sisi kiri belum memenuhi kapasitas debit rencana periode ulang 5, 10, dan 25 tahun karena dimensi terbatas, sedimentasi, sampah, serta saluran terputus. Drainase sisi kanan memenuhi seluruh debit rencana. Perencanaan ulang drainase kiri dengan lebar dasar 2 m dan tinggi 1,5 m meningkatkan kapasitas tampungan menjadi 4,289 m3/s dan memenuhi debit rencana. Rekomendasi penelitian meliputi normalisasi saluran, peningkatan dimensi drainase, sumur resapan, kolam retensi, dan penguatan partisipasi masyarakat





