Pengaruh Variasi Kadar dan Ukuran Butiran Palm Oil Fuel Ash (POFA) terhadap Kuat Tekan dan Berat Isi Mortar Busa
Keywords:
Palm Oil Fuel Ash, POFA, mortar busa, kuat tekan, berat isi, material ringanAbstract
Pemanfaatan limbah Palm Oil Fuel Ash (POFA) sebagai material substitusi pada mortar busa menjadi alternatif dalam pengembangan material konstruksi ringan berbasis limbah agroindustri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi kadar dan ukuran butiran POFA terhadap kuat tekan serta berat isi mortar busa. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksperimental laboratorium. Material penyusun terdiri atas semen PCC, pasir Sungai Kampar, air sumur bor Kampus I Universitas Abdurrab, agen foam nabati SMACON, dan POFA sebagai material substitusi. Variasi kadar POFA adalah 0%, 10%, 20%, dan 30%, sedangkan fraksi ukuran nominal yang dibandingkan adalah 1,18 mm (saringan No. 16) dan 0,60 mm (saringan No. 30). Pengujian dilakukan pada umur 7 dan 14 hari sehingga hasil penelitian merepresentasikan performa umur awal mortar busa. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif melalui perbandingan nilai rata-rata, perubahan terhadap campuran kontrol, serta rasio kuat tekan terhadap berat isi. Hasil menunjukkan bahwa pada umur 7 hari, kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran 30% POFA ukuran 0,60 mm (No. 30), sedangkan pada umur 14 hari kuat tekan tertinggi diperoleh pada campuran kontrol tanpa POFA. Berat isi terendah diperoleh pada campuran 20% POFA ukuran 1,18 mm (No. 16) umur 7 hari. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan POFA berkaitan dengan perubahan kuat tekan dan berat isi mortar busa, tetapi pola perubahannya tidak linier. Secara praktis, POFA berpotensi dimanfaatkan sebagai material substitusi mortar busa, namun penerapannya memerlukan optimasi kadar, ukuran butiran, dan umur rencana agar diperoleh keseimbangan antara kekuatan mekanis dan karakter ringan material.





