Perencanaan Bangunan Pengaman Tebing Pada Proyek Pembangunan Ruang Kelas Bersama Universitas Lancang Kuning
Keywords:
Bidang gelincir, Dinding Gravitasi, StabilitasAbstract
Area pembangunan ruang kelas bersama yang direncanakan di Universitas Lancang Kuning khususnya bangunan 3 lantai, pada lahan yang berdekatan dengan lereng atau tebing menimbulkan risiko teknis yang tidak dapat diabaikan. Salah satu tantangan utama adalah tekanan lateral tanah yang terjadi akibat kondisi topografi miring. Hal ini juga ditemukan pada lokasi pembangunan ruang kelas bersama di Universitas Lancang Kuning, Lereng memiliki ketinggian 5 meter. Tujuannya adalah penanganan teknis untuk menjamin kestabilan lereng. Maka diperlukan perencanaan bangunan dinding penahan tanah tipe gravitasi sebagai solusi pengamanan tebing. Berdasarkan perhitungan teknis dan geoteknik yang mengacu pada SNI 8460-2017, Dengan menggunakan metode Simplified Bishop, hasil analisis terhadap kestabilan lereng menunjukkan faktor keamanan (FS) bidang gelincir lereng dengan jari-jari (R) = 5,16 meter. Selanjutnya direncanakan dimensi dinding penahan tanah tipe gravitasi dengan tinggi 4 meter, ketebalan puncak atas 0,6 meter, lebar tumit belakang 0,75 meter, lebar telapak 3,5 m dan lebar dasar dinding 0,75 m telah dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan terhadap pergeseran (Fgs) sebesar 3,15, terhadap guling (Fgl) sebesar 7,21, dan terhadap daya dukung tanah sebesar 19,22. Seluruh nilai tersebut melebihi batas minimum yang disyaratkan (Fgs dan Fgl > 1,5; daya dukung > 3), sehingga struktur dinyatakan aman dari ketiga aspek stabilitas tersebut.





